Rachmat Gobel Cari Solusi Peningkatan Pendapatan Petani untuk Tarik Minat Generasi Muda

- Sabtu, 18 Maret 2023 | 22:45 WIB
Wakil Ketua Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) DPR RI Rachmat Gobel (DPR RI)
Wakil Ketua Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) DPR RI Rachmat Gobel (DPR RI)

PilihanIndonesia.com - Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinator Industri dan Pembangunan, Rachmat Gobel, menyadari bahwa minat generasi muda terhadap pertanian cukup kecil.

Menurutnya, anak-anak muda tidak tertarik menjadi petani karena faktor pendapatan yang kecil. Ia pun mengajak semua pihak untuk berupaya mencari solusi terhadap hal tersebut.

Tak hanya memberi ajakan, Rachmat Gobel juga berusaha mencari solusi sendiri. Ia mengaku sudah melakukan uji coba di Gorontalo terkait upaya peningkatan pendapatan petani.

Dari hasil uji cobanya, didapatkan bahwa penggunaan pupuk organik bisa mengurangi biaya produksi sekaligus meningkatkan hasil panen.

Baca Juga: Singgung Krisis Pangan, Wakil Ketua DPR RI Ingin Indonesia Cetak Banyak Petani Muda

"Saya sudah melakukan uji coba di Gorontalo dengan menggunakan pupuk organik. Hasilnya lebih dari dua kali lipat. Ini meningkatkan pendapatan petani," ucap Rachmat Gobel, dikutip dari laman DPR RI.

Selain terkait produktivitas yang lebih baik daripada pemakaian pupuk kimia, Gobel menyebut ada dua keuntungan lain dari penggunaan pupuk organik.

Ia menjelaskan bahwa pupuk organik merupakan produk dalam negeri sehingga tak akan terpengaruh ketika salah satu produsen pupuk terbesar dunia, Rusia sedang berperang.

Lalu, tak hanya harga pupuk organik yang murah, tren dunia juga menunjukkan bahwa konsumen produk pertanian organik juga sedang meningkat. Hal-hal itu dinilai Gobel akan meningkatkan pendapatan petani.

"Jadi ini sangat menguntungkan. Ini bisa membuat generasi muda akan tertarik untuk menjadi petani," kata Gobel.

Baca Juga: Komentari Kasus Mario Dandy, Mahfud MD: Tidak Bisa Pakai Restorative Justice

Lebih lanjut, politisi dari Partai NasDem tersebut juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa Indonesia memiliki kekayaan produk-produk herbal.

Namun ternyata Indonesia hanya mampu memasok kurang dari satu persen kebutuhan terhadap produk herbal dunia. Ia pun mengajak para pelaku usaha untuk kembali ke produk herbal bukan tambang.

"Belanda datang ke Indonesia bukan untuk mencari tambang, tapi untuk mencari rempah-rempah. Itu produk herbal. Lalu mengapa kita meninggalkannya?" ujar Gobel.

Halaman:

Editor: Hanputro WIdyono

Sumber: DPR RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menpora Baru Keinginan Presiden Jokowi: Muda!

Senin, 20 Maret 2023 | 12:54 WIB
X